Rabu, 27 November 2013

CINTA DALAM BAHASA

CINTA DALAM BAHASA

aku bisa saja menulis puisi paling
sedih malam ini.

misalnya, menulis: “malam penuh
bintang,
dan bintang bintang itu, biru,
menggigil di kejauhan.”
angin malam berkelit di langit
sambil bernyanyi.

aku bisa saja menulis puisi paling
sedih malam ini.

aku pernah mencintainya, dan
kadang-kadang dia pernah
mencintaiku juga.

di malam-malam seperti ini, aku
rangkul dia dalam pelukan.
aku ciumi dia berkali kali di
bawah langit tak berbatas.

dia pernah mencintaiku, kadang-
kadang aku pun mencintainya.

bagaimana mungkin aku tak
akan mencintai matanya yang
besar dan tenang
itu?

aku bisa saja menulis puisi paling
sedih malam ini.

kerna aku tak memilikinya.
kerna
aku kehilangan dia.

kerna malam begitu mencekam,
begitu mencekam tanpa dirinya.
dan puisiku masuk dalam jiwa
seperti embun pada rumputan.

tak apa kalau cintaku tak bisa di
sini menahannya.
malam penuh bintang dan tak
ada di sini dia.

begitulah.
di kejauhan, seseorang
menyanyi.

di kejauhan. jiwaku mati kini
tanpa dia.
kerna ingin menghadirkannya di
sini, mataku mencarinya.

hatiku mencarinya dan tak ada di
sini dia.

malam yang itu itu juga, yang
membuat putih pohonan
yang itu itu juga.
kami, yang dulu satu, tak lagi
satu kini.

aku tak lagi mencintainya, benar,
tapi betapa cintanya aku dulu
padanya.
suaraku menggapai angin hanya
untuk menyentuh
telinganya.

milik orang lain.
dia akan jadi
milik orang lain.

seperti dia dulu milik ciuman
ciumanku.

suaranya, tubuhnya yang kecil.
matanya yang memandang jauh.
aku tak lagi mencintainya, benar,
tapi mungkin aku mencintainya.
cinta begitu pendek dan memori
begitu singkat.
kerna di malam malam seperti ini
dulu aku rangkul dia
dalam pelukan,
jiwaku mati kini tanpa dirinya.

Fariz.

Senin, 25 November 2013

CINTA DALAM BAHASA

CINTA DALAM BAHASA

Sejenak hati ini merenung..
Mengenang indah pada dirinya...

Dalam hatinya menyimpan aura
cinta..
Dimatanya menyimpan suatu
rahasia...
bahasa tubuhnya menjadikan
tanda tanya..

Hingga tanya tak terjawab........
Darinya ku dapatkan rasa..
Dimana dia kan jadi nyata....

Tlah ku coba untuk beri rasa..
Tlah ku coba untuk menyimpan
rasa..
Tlah ku susun kata-kata...
Berikan dia satu bahasa.....

dan sungguh ku tak rela dia
menjadi maya....

Fariz.

CINTA DAN SAYANG

CINTA DAN SAYANG

Kadang aq bingung kenapa
setiap perasaan yg aq rasakan
jarang terbalaskan. Begitupun
sebaliknya. Kadang aq merasa
sayang pada seseorang,,,namun
tak begitu baginya. Kadang juga
org itu merasa sayang
padaku,,,namun tak sedikitpun
aq menyayangi ataupun
mencintainya.
Hal yg membuatku bingung
ddunia ini adalah,,,CINTA dan
SAYANG.
Kenapa ada CINTA dan juga
kenapa harus ada SAYANG?!
Aq mempelajarinya berdasarkan
pengalamanQ selama ini.
CINTA…yah CINTA. CINTA adalah
perasaan dimana org saling suka
namun terkadang CINTA hanya
terbawa oleh NAFSU saja. CINTA
itu sebenarnya buta,,,maka dari
itu dy membutuhkan MANUSIA
untuk melihatnya. Namun
terkadang MANUSIA ikut
membutakan matanya tanpa
memandang salah ato benar.
Terkadang CINTA tak harus saling
memiliki satu sama lain. Yang
penting kebahagiaan yg sudah
didapat akan dpertahankan.
sedangkan SAYANG…SAYANG
lebih kpd perasaan dua insan yg
saling memperhatikan satu sama
lain tanpa mempedulikan status
masing2. Beda dengan
CINTA,,,SAYANG akan terus
mengikat satu sama lain.
Maafkan aq yg belum bisa
menerima CINTAmu,,,tapi
ketahuilah…aq akan tetap
SAYANG padamu.

Fariz.

Minggu, 24 November 2013

BELATI DALAM CINTAKU

BELATI DALAM CINTAKU

masukilah jiwaku_dan akan 
kuberi cinta 
engkau terus mengambilnya dan 
tidak kutahan tahan 
engkau menghabiskannya tetapi 
akan tetap ada 
masukilah jiwaku_dan akan 
kuberi cinta 
biar kubalut hatimu yang kulihat 
noktah didalamnya 
biar kubebat batinmu yang 
kudengar parau dan sesak 
biar kututup telanjang jiwamu 
yang merana dan sepi 
kan kuhuni sukmamu … aku … 
yang akan memenuhi 
kudengar kau mengerang dan 
ragamu ingin berpisah dengan 
jiwa 
engkau sangat payah, ngilu dan 
rentan 
semangatmu bias dan mau 
punah. Secercah, tapi kusam lalu 
pekat 
kan kuberi kau cinta yang 
menghantarmu tenang 
kan kuberi kau cinta lewat 
lubang luka menganga 
sebilah belati cinta, menutup 
matamu dan engkau tidak 
sumbang lagi 
tidak perlu lagi engkau 
menggigau karena mimpi yang 
menerkam 
tidak perlu kau temui lagi hantu 
berjubah panjang yang 
menyerang siang 
ketakutanmu sudah terbang, 
kuatirmu dibawanya dan 
sendumu meriang 
engkau tidak nista lagi, 
telingamu tidak perlu 
mendengarnya 
meskipun ludah tetanggamu 
menyentuh kulitmu, engkau tidak 
perlu mengusapnya 
matamu tidak melihat mereka 
merampok sisa hidupmu, jadi 
tenanglah!!!hai_jiwa 
sebilah belati cinta, menutup 
telingamu dan engkau tidak 
perlu mengerang lagi. 

Fariz.

ENTAH KATA KATA APA LAGI

ENTAH KATA-KATA APA LAGI

Haru 
Sunyiku terpasang di kedua bola 
mataku 
bernyanyi tentang rindu yang 
renta 
Mengusap lembut using 
dikenang 
mata berkaca-kaca 
oh, cahayanya yang terbias 
jari jemari merajut huruf 
berserakan jadi selendang kata 
perih 
Kupintal benang-benang rindu 
jadi sajak 
Merapu kata, membalut luka 
dihatiku 
Yang merindukan dirimu, kasih. 

Fariz

DARI HATIKU BUAT MU

DARI HATIKU BUAT MU

Aku tahu.. 
Tahu bahwa kau belum 
mempercayaiku 
Tahu bahwa kau jelas 
meragukanku 
Aku sadar.. 
Sadar bahwa kau masih maya 
Sadar bahwa akupun masih 
maya 
Aku merasa.. 
Merasa nyaman dengan 
kehadiranmu 
merasa tentram mendengar 
tawamu 
Aku sakit… 
Sakit karena terlalu 
merindukanmu 
sakit karena terlalu 
memimpikanmu 
Aku gila… 
Gila karena terlalu mencintaimu 
Gila karena terlalu 
mengharapkanmu 
Tapi aku yakin… 
Yakin bahwa ini benar adanya 
Yakin bahwa aku menyayangimu 
sepenuhnya 
dan aku pun percaya.. 
Percaya tentang sebuah rasa 
percaya tentang sebuah cinta 
…dari hatiku, untukmu… 

fariz.

DARI HATIKU BUAT MU

DARI HATIKU BUAT MU

Aku tahu.. 
Tahu bahwa kau belum 
mempercayaiku 
Tahu bahwa kau jelas 
meragukanku 
Aku sadar.. 
Sadar bahwa kau masih maya 
Sadar bahwa akupun masih 
maya 
Aku merasa.. 
Merasa nyaman dengan 
kehadiranmu 
merasa tentram mendengar 
tawamu 
Aku sakit… 
Sakit karena terlalu 
merindukanmu 
sakit karena terlalu 
memimpikanmu 
Aku gila… 
Gila karena terlalu mencintaimu 
Gila karena terlalu 
mengharapkanmu 
Tapi aku yakin… 
Yakin bahwa ini benar adanya 
Yakin bahwa aku menyayangimu 
sepenuhnya 
dan aku pun percaya.. 
Percaya tentang sebuah rasa 
percaya tentang sebuah cinta 
…dari hatiku, untukmu… 

fariz.

BINTANG YG REDUP

BINTANG YG REDUP

malam yang sunyi 
tanpa bintang - bintang yang 
biasa bersinar terang 
seperti hati ku yang kini sedang 
kelam 
di rundung mendung yang 
sangat tebal 

wahai angin laut disana 
pahami jeritan hati ku yang sunyi 
tolonglah aku dari derita yang 
tak kunjung selesai 
tariklah aku dari kelamku 

ada kah seorang kekasih yang 
sunguh mencintaiku 
bukan kekasih yang tinggalkan 
ku disaat kegundahan 
adakah cinta yang abadi untuk 
ku 

bukan cinta yang selalu 
menghilang dalam suramnya hati 
aku hanya ingin ketulusan 
aku hanya mendamba 
kebahagiaan dari cinta 
aku hanya berharap kesetiaan 
yang abadi 
datang pada ku hari ini, esok, 
dan seterusnya

fariz.

SUNGGUH

SUNGGUH

saat cinta menggugah rasa 
asmara membara dalam jiwa 
membakar hati yang sunyi.. 
kau hadir berikan warna 
dalam kelam jiwa yang putus asa 
bagaikan penyejuk di keringnya 
hati… 
ku kejar coba tuk raih hatimu.. 
ingin ku miliki sepenuhnyaaaa 
tapi satu salah ku 
rasaku melewati anganku 
tak sengaja kuteteskan noda 
yang menghancurkan semua 
membuat mu tenggelam dalam 
duka 
yang seharusnya tak ada 
maafkan keegoisanku 
maafkan semua salahku’ 
maafkan hanya itu kata yang 
tersisaaa 
ku harap dengan ini 
kita mampu belajar 
tuk perbaiki diri 
dan menjadi lebih baik 

fariz.

KAU DALAM DO'A KU

KAU DALAM DO'A KU

Ya Robb,, 
Bisakah aku memintaMu 
tuk kesekiankalinya 
walau aku sedikit ragu 
mugkinkah Kau 
mengabulkannya 
Aku ingin dalam sisa 
waktuku 
aku diberi kebersamaan 
dengan 
orang yang kukasihi 
aku diberi tawa yang indah 
untuk kuhiasi dalam 
rangkaian 
kebersamaan ku itu 
dan aku diberi cukup rizki 
tuk memberikan sekedar 
bingkisan 
agar selalu dikenang… 
dan aku diberi ketulusan 
tuk ikhlas atas segala 
anugrahMu.. 
dan aku ingin diberi air mata 
tuk dapat selalu ingat atas 
dosa-dosa ku 
Ya Robb,, 
Ampuni aku jika pintaku 
teramat banyak 
Ampuni aku terlalu banyak 
menuntut 
Ampuni aku,,, 
dan sujud ku hanya padaMu 
Jangan tinggalkan aku… 
( *****Yang 
merinduMu*****) 

masjid agung,rohul.2013 
fariz.

TAK ADA ALASAN

TAK ADA ALASAN

Aku ingin mencintaimu seperti sungai 
mengalir 
kubiarkan pikiranku hanyut dalam 
buaian ingat kamu 
melewati pagi hingga senja dan 
kesibukan yang panjang 
betapa waktu harus kukayuh betapa 
berliku muara kutempuh 
bayangmu berkilauan memperindah 
lamunanku. 
Aku ingin mencintaimu bak sungai 
sebening kaca 
tempatku bercermin tentangmu dari 
waktu ke waktu 
kamu refleksi indah tentang cinta dalam 
hidupku 
seperti dulu aku mencintaimu seperti 
sekarang tanpa akhir 
cinta tak perlu alasan untuk terus 
mengalir. 

Rokan hulu.riau.2011 
by.fariz

DERITA CINTA

DERITA CINTA

Merasa bersalah 
Salah pengertian 
Terbebani dalam hati 
Salah sangka 

Tak bisa mengelak 
Sungguh diri ini tak sanggup 
menghadapi 

Kau dan aku 
Berbeda satu sama lain 

Hatiku dan hatimu pun beda 
Sungguh, perbedaan ini – 
Jangan kau jadikan beban diri 
Terbebani, dalam diri ini menjadi 
– jadi 
Menghujam dalam – dalam 
Menusuk hingga rongga 
terdalam 

Sungguh tekanan ini tak 
sanggup terkendali 
Ku mohon, perbedaan ini jangan 
kau teruskan 

karna aku sangat mencintaimu 

by: fariz

SUNYI MALAM

SUNYI MALAM


sunyi... 
kala malam menjelma 
aku sendiri terpasung dalam 
derita sunyi 
yang menyapa kesendirianku 
merindui bersama rembulan 
kulalui malam itu 
sepi mendayuh dalam gejolak 
rindu 
tanpa bayang mu 
duhai pemilik tahta tertinggi 
kini hilang sudah 
jejak langkah sepiku 
yang tenggelam dalam ruang 
kehampaan 
kala merinduimu 
dimalam yang sunyi 
dan ketika ilalang bergoyang 
menyesal sekujur menangis sepi 
di sapu semilir angin 
sedih 
melambaikan cerita haru kepiluan 
yang di sapa sunyi kala malam 
menjelma. 

Fariz

Hirau

Hirau Seperti Sisa Hujan kemaren sore, kau sudah terindu seawal henti Bagai nyanyian, alunmu telah terngiang selekas sunyi Walau hanya ...