Tampilkan postingan dengan label puisi romantis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi romantis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2024

Hirau

Hirau

Seperti Sisa Hujan kemaren sore,
kau sudah terindu seawal henti
Bagai nyanyian,
alunmu telah terngiang selekas sunyi
Walau hanya sehela jeda,
menunggu ini selalu terasa sangatlah lama
duhai pembuat risau
Angin mana yang telah menarik hirau?

Fariz

06/04/2015

Sabtu, 15 April 2017

GERIMIS MALAM


Gerimis malam

Menapaki gemingan nyanyian
sunyi gerimis
tersapa dalam malam bersulam
rindu

rintik rintik menemani
merangkul lamunan
sendiri menjelmai
berbisik kata tentang rindu yang
bersua

rintik gerimis masih bernyanyi
menggores membasahi rimbun
dedaunan
dan di malam yang sepi

ketika gerimis bersulam rindu
kudengar alunan sunyi
malam berkata padaku

di gerimis ini
''aku rindu padamu''.

Fariz.

Senin, 13 Maret 2017

Biarkan hati yang menyatukan kita


Biarkan hati yang menyatukan kita

Adakah yang lebih indah dari kata-kata yang indah
untuk menggambarkan keindahanmu ???

aku ingin membisu....!!!!

Biar cinta bicara.....
rasakan dengan seribu indera,
dengan itulah kita bersama

fariz.

Jumat, 10 Maret 2017

TENTANG KEJUJURAN BUKAN CERITA

" Tentang kejujuran bukan cerita "

ketika bibir ini tak mampu
mengucap
ijinkanlah rangkaian kata ini
menjelaskan
apa yang terlukis dalam mataku
juga kejujuran dalam hati kecilku

engkau bagai air yang jernih
di dalam hatiku yang berdebu
engkau sucikan hitam hatiku
menjadi putih yang bersih

kasih,,,,
cintaku bukan hanya kata
seperti pujangga dengan
kisahnya
cintaku adalah keikhlasan
seperti awan yang menjadi hujan

hanya ingin kau tau
tak berharap kau mempercayaiku,
karena aku percaya pada
ketulusan hatimu .....

Fariz.

Rabu, 01 Maret 2017

Bola mata indah dibawah kerudung merah

Bola mata indah dibawah kerudung merah

Selasa melengang diantara dedaunan yang masih basah,
kuncup-kuncup bunga dan di dada-dada yang tabah merawat cinta.

Engkau lah itu perempuanku
yang tatap matanya mampu meluluh lantakan segala dendam,
gerak lakunya adalah gambaran keindahan
yg mampu meredam hasrat kaum adam,

tiada bahasa yg paling indah
tiada ungkapan yg paling sempurna
berjuta fatwa pujangga seakan mati ketika ia bicara

ia adalah sebongkah raga,
sebuah ruang yg tak pernah sepi dri berjuta kisah,
sebuah dunia yg tak terukur oleh luasnya pemikiran

tiada yg lain kamu adalah anugerah tuhan yg paling indah.

Fz.

Senin, 16 Januari 2017

Lelaki februari

Lelaki februari

Lelaki bulan januari
merambati nestapa zolim pun caci cerca
di lembah pengabdian nan mulia
Peristiwa demi peristiwa mematangkan jiwa raga
pangkat jabatan amanah Sang Pencipta
takdir kan mengantarkan diri ke derajat semestinya
" Ternyata sabar tak perlu ada ujungnya "

Fariz.

Pintu hati mu

Pintu hati mu

Kutunggu hingga larut malam
di sela sepi kutitipkan berita hati
menyusuri jejak petualanganmu
merengkuh jelaga

Entah kenapa harus kurisaukan jejak
tuntutan keseharian hilangkan logika
serta merta menyerahkan segalanya
tak perdulikan citra

" rindu dipintu hati mu "

Fariz

Rindu dan bibir

Rindu dan bibir

Dari tempatku merangkai kata
kuhaturkan segenap asa pun ketulusan
sadar sesadar sadarnya atas alfa culfa juga sengaja

" dibibir ini aku tulis rindu yang meradang,
Dan nantinya akan dibaca oleh kening dan kedua pipimu mu "

Fariz.

Hirau

Hirau Seperti Sisa Hujan kemaren sore, kau sudah terindu seawal henti Bagai nyanyian, alunmu telah terngiang selekas sunyi Walau hanya ...