Kepolosan dibalik wajah lelap istri
curahan hati yg begitu dalam.
tiada puisi , tiada rayuan indah. ini pengakuan seorang lelaki yg mencintaimu.
" pelajaran bagi ku dan sahabat lelaki yg lain "
bila amarah melanda mu kpd istrimu
tataplah dia d saat dia tertidur lelap,
raut yg polos tanpa polesan , tiada kebohongan , tiada resah hingga tak ada kata kecewa dari wajahnya terpulas.
" tuhan memberikan istri yg tidak sama seperti harapan mu , begitu pula dgn dia , tuhan memberikan nya suami tidak sama seperti harapan nya , karna kita diciptakan berbeda dan bersatu untuk kesempurnaan "
sayang... dengarlah.
“Wahai istriku, engkau dulu seorang wanita yang leluasa beraktifitas,
banyak hal yang bisa kau
perbuat dengan kemampuanmu.
Aku yang menjadikanmu seorang istri. Menambahkan
kewajiban yang tidak sedikit.
Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu
dengan banyak aturan.
Dan aku pula yang
menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung
jawab yang tidak ringan.
Mengambil hampir semua
waktumu untuk aku dan anak-anakku.
Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang
kemanapun tanpa beban,
aku yang memberikan
beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus
keperluanku, guna merawat anak-anakku. "
ikhlas mu mendampingi ku adalah kekuatan ku mendekap kasih sayang mu bersama anak-anak kita dalam keluarga kita.
love u sayang
fariz