Senin, 16 Januari 2017

Lelaki februari

Lelaki februari

Lelaki bulan januari
merambati nestapa zolim pun caci cerca
di lembah pengabdian nan mulia
Peristiwa demi peristiwa mematangkan jiwa raga
pangkat jabatan amanah Sang Pencipta
takdir kan mengantarkan diri ke derajat semestinya
" Ternyata sabar tak perlu ada ujungnya "

Fariz.

Pintu hati mu

Pintu hati mu

Kutunggu hingga larut malam
di sela sepi kutitipkan berita hati
menyusuri jejak petualanganmu
merengkuh jelaga

Entah kenapa harus kurisaukan jejak
tuntutan keseharian hilangkan logika
serta merta menyerahkan segalanya
tak perdulikan citra

" rindu dipintu hati mu "

Fariz

Rindu dan bibir

Rindu dan bibir

Dari tempatku merangkai kata
kuhaturkan segenap asa pun ketulusan
sadar sesadar sadarnya atas alfa culfa juga sengaja

" dibibir ini aku tulis rindu yang meradang,
Dan nantinya akan dibaca oleh kening dan kedua pipimu mu "

Fariz.

Selasa, 10 Januari 2017

MAKLUM RINDU

Maklum rindu

''maklum rindu''

Bukan kumengenangmu
membuat guratan luka semakin
panjang

cintaku ini tak pernah tiba tiba
datang untukmu
banyak sesak kuresapi
mendambamu sepanjang waktu

setelah jabat erat merangkul
jiwaku
cintamu adalah
rahmat dariNYA terangkan
gelapnya jiwaku

karnamu merubah sikapku kini
setia menanti
menunggu waktu berlalu
tanpamu

hanya untukmu semu
menyelimutiku
demi kamu jejak menghujat titian
rindu

ku ingin kau tau
doaku meniti tiap selusur waktu
terbitkan cahaya menyulut jiwa
sepimu

aku sayang kamu
takkan terhenti
sampai matahari tak mampu lagi
memberi cahaya pada bumiku

fariz

Hirau

Hirau Seperti Sisa Hujan kemaren sore, kau sudah terindu seawal henti Bagai nyanyian, alunmu telah terngiang selekas sunyi Walau hanya ...